PONDOK PESANTREN WARASATUL ANBIYA
Pondok
Pesantren Waratsatul Anbiya' Kota Solok. Pondok Pesantren ini dibuat
pada tahun 2008 persisnya pada bertepatan pada 17 September 2008.
Berdirinya Pondok Pesantren Waratsatul Anbiya' Kota Solok ini tidak
terbebas dari upaya 8 orang figur yang memelopori berdirinya Pondok
Pesantren ini ialah; Bapak Dalmarison, Bapak Arif Belas kasih, Bapak
Bustami, Bpk Dokter. Helwi Nofira, Bapak M. Rusli, Ust. Faizal, Ustadzah
Elvarita, serta Ustadzah Endrianis.
Pada dasarnya Pondok
Pesantren Waratsatul Anbiya‟ lahir bersumber pada keinginan agung ialah
untuk menghasilkan kader- kader malim yang betul- betul dapat jadi
panutan untuk pemeluk. Pondok Pesantren Waratsatul Anbiya‟ Kota Solok
ini ialah salah satunya Pondok Pesantren yang berdiri di Kota Solok
dengan jenis Pondok Pesantren Salafiyah yang senantiasa mencampurkan
pelajaran biasa dalam PBM nya.
Pondok Pesantren Waratsatul
Anbiya‟ Kota Solok ialah suatu lembaga pembelajaran agama yang lumayan
berfungsi menciptakan intelek bangsa paling utama di wilayah Kota Solok,
sebab Pondok Pesantren Waratsatul Anbiya‟ ini ialah Pondok Pesantren
awal yang dibuat di Kota Solok bagaikan Pesantren Salafiyah serta pula
Pesantren ini ialah Pesantren awal yang lulusannya bisa mencatat di
Universitas Al- Azhar Kairo Mesir. Pada era berdirinya Pondok Pesantren
Waratsatul Anbiya‟ Kota Solok ini hadapi cara yang lumayan jauh buat
melaksanakan suatu kemajuan. Saat ini Pondok Pesantren Waratsatul
Anbiya‟ Kota Solok bertumbuh dengan bagus alhasil jadi salah satu
lembaga pembelajaran resmi kesukaan di Kota Solok, teruji dari tahun ke
tahun jumlah siswanya senantiasa meningkat. Yang istimewa dari Pondok
Pesantren Waratsatul Anbiya‟ Kota Solok ini merupakan di mana Pondok
Pesantren Waratsatul Anbiya‟ Kota Solok ini tidak sempat memungut
pembayaran SPP dari para santri, ini legal dari awal Pondok Pesantren
Waratsatul Anbiya‟ Kota Solok ini berdiri sampai saat ini. Ini jauh dari
realitas di luar, dimana warga berfikir kalau bila memasukkan anak
berpelajaran di Pondok Pesantren hingga orang berumur sang anak wajib
menghasilkan anggaran yang besar.
VISI
”MENGKADER ULAMA, MEMBINA UMAT”.
MISI
1. Menegakkan “Kalimatullah” dalam setiap aspek kehidupan muslim
2. Membina kader-kader ulama Waratsatul Anbiya
3. Ikut mencerdaskan umat dan mendidik bangsa dengan pola hidup akhlaqul karimah,
kreatif, inovatif, ikhlas, mandiri, sejahtera dunia akhirat.
4. Untuk mempelajari ajaran islam yang bersumber kepada alqur’an dan sunnah
beraqidah Allusunah Waljama’ah.
5. Turut serta menyelenggarakan program pemerintah dalam mencerdaskan bangsa baik
di bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.
Pesantren ini direncanakan terdiri dari empat jenjang pendidikan, yaitu:
1. Raudatul Atfal ( TK Qur’an )
2. Tingkat ‘Ula 6 tahun sedererjat dengan SD/Ibtidaiyah
3. Tingkat Wustha 3 tahun sederajat dengan SLTP untuk tamatan SD/Ibtidaiyah.
4. Tingkat
‘Ula dan Wustha mengikuti program wajib belajar 9 tahun yang memenuhi
standar jenjang Wustha Pondok Pesantren Salafiyah seperti yang diatur
dengan kesepakatan bersama Mentri pendidikan Nasional R.I dan Menteri
Agama R.I (No.1/U/KB/2000 dan No. MA/86/2000). Tingkat ini ditujukan
sebagai jenjang persiapan untuk memasuki jenjang ‘Ulya.
5. Tingkat ‘Ulya 3 tahun sederajat dengan SLTA
Tingkat
‘Ulya akan setara dengan tingkat ‘Ulya pesantren Salafiyah sesuai
dengan nota kesepakatan tersebut dan memiliki civil effect ijazah yang
setara dalam melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat perguruan tingkat
tinggi di dalam dan di luar negeri serta memperoleh lapangan pekerjaan,
sekaligus merupakan jenjang persiapan untuk memasuki jenjang kaderisasi
(Takhassus).Tingkat ini menerima siswa dari madrasah
tsanawiyah/sederajat.
6. Ma’had ‘Aly 1 tahun Takhassus untuk pendalaman kaderisasi ulama.
Tingkat
ini setara dengan Diploma I dan merupakan jenjang kaderisasi Ulama bagi
santri sebagai persiapan untuk terjun ke tengah-tengah masyarakat.
